Berziarah
bersama Kaum Muda

Seraya mensyukuri rahmat Tahun Kerahiman Tuhan, kita hendak menelusuri kembali peziarahan sebagai Jesuit dengan sukacita; menghidupi identitas dan kharisma kita dalam tuntunan Roh Kudus; serta merefleksikan gerak kerasulan kita di tengah kaum muda dengan penuh pengharapan”.

Bahan Retret

Berpengharapan
Menuju Masa Depan

Seraya mensyukuri rahmat Tahun Kerahiman Tuhan, kita hendak menelusuri kembali peziarahan sebagai Jesuit dengan sukacita; menghidupi identitas dan kharisma kita dalam tuntunan Roh Kudus; serta merefleksikan gerak kerasulan kita di tengah kaum muda dengan penuh pengharapan”.

Bahan Retret

Pendahuluan

Paus Fransiskus membuka Tahun Yubileum dengan tema yang sangat indah: Peziarah Pengharapan. Dalam Bulla Spes Non Confundit, Paus Fransiskus mengajak semua umat untuk menghidupkan kembali harapan. Dalam konteks evangelisasi, Gereja dipanggil untuk membagikan harapan, terutama di tengah situasi krisis yang terjadi saat ini. Iman, harapan, dan kasih. Demikian keutamaan-keutamaan ini mengungkapkan dengan indah hakikat kehidupan Kristiani. Dalam terang harapan, kita diajak untuk berani membaca masa lalu Read more



Bahan-Bahan Retret

Pokok-pokok renungan dan panduan retret disusun seturut cara berdoa yang sudah familiar kita kenal dalam Latihan Rohani, mulai dari doa persiapan, rahmat yang dimohon, bahan, puncta, colloquy, beberapa repetisi maupun pengenaan panca indra dan refleksi doa.

Testimonial

Allah juga tinggal dalam aku (LR. 235).

Ignatius Loyola

Testimonial

Semoga rahmat Tahun Yubileum ini menghidupkan kembali dalam diri kami, Para Peziarah Pengharapan, kerinduan akan harta surgawi

Pope Francis

Testimonial

“Pengampunan tidak mengubah masa lalu; hal ini tidak dapat mengubah apa yang terjadi di masa lalu, namun pengampunan dapat memungkinkan kita untuk mengubah masa depan dan menjalani kehidupan yang berbeda, bebas dari kemarahan, permusuhan dan dendam” (SNC, 23).

Spes Non Confundit